PENYANGGAAN
Pada rancangan pemakaian baja sebagai penyangga, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perancangannya, yaitu dari segi kekuatan baja itu sendiri dari bentuk penyangga yang akan dipakai. Dalam perencanaan penyangga baja ini disesuaikan dengan beban yang akan ditahan, bentuk terowongan yang direncanakan dan juga faktor ekonomisnya. Jika diinginkan pemakaian penyangga baja harus dilihat dari kebutuhan rancangan pembuatan terowongan itu sendiri.
Penyangga baja memiliki beberapa keuntungan diantaranya dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan, mempunyai “modulus elastisitas E” yang besar, sehingga deformasi yang diakibatkan oleh beban menjadi kecil dan relatif mudah dalam pelaksanaannya.
Ribbing digolongkan kedalam tiga tipe, masing-masing :
• Tipe Continous Rib
• Tipe Rib And Post
• Tipe Full Cycle Rib
Parameter-parameter yang mempengaruhi penyanggaan diantaranya :
Jenis atau profil Baja.
Mutu Baja.
Kekuatan baja dan beban yang diterima.
Faktor dasar yang harus diketahui dalam penyanggaan, yaitu sebagai berikut :
Analisis Tegangan Pada Busur Baja
Momen Maksimum
Perlunya penyangga setelah terowongan selesai digali dan pemilihan sistem penyanggaan dipengaruhi beberapa faktor :
Kondisi Geologi Batuan
Bentuk dan ukuran terowongan
Metoda dan prosedur penggalian
Dengan menggunakan Bj 44 dengan tegangan ijin 186,7 MPa sebagai penyangga dengan bentuk continous rib maka didapat tegangan lateral sebesar 70.8 MPa dan tegangan aksial sebesar 183 MPa.
"SETIAP ORANG MEMILIKI SEBUAH MASA LALU, NAMUN YANG MEMBUAT ORANG ITU LEBIH BAIK ADALAH HARAPAN"
Senin, 19 Maret 2012
Mekanika Batuan Dalam Pertambangan
Aplikasi Mekanika Batuan Dalam Dunia Pertambangan
Defenisi mekanika batuan telah diberikan oleh beberapa ahli atau komisi-komisi yang bergerak dibidang ilmu-ilmuu tersebut.
• Menurut “Us National Commite On Rock Mechanics”.
Mekanika batuan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku (behaviour) batuan baik secara teoritis maupun terapan yang merupakan cabang dari jumlah mekanika yang berkenaan dengan setiap batuan terhadap medan-medan gaya pada lingkungannya.
• Menurut “Tablore”.
Mekanika batuan adalah sebuah teknik yang juga sebuah sains yang tujuannya adalah mempelajari perilaku batuan ditempat asalnya untuk dapat mengendalikan pekerjaan-pekerjaan yang dibuat pada batuan tersebut.
• Menurut “Coates”.
Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari efek dari gaya atau tekanan pada sebuah benda.
• Menurut “Umum”.
Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari sifat dan perilaku batuan bila dikenakan gaya atau tekanan.
Bagaimana Sifat Batuan Yang Sebenarnya Di Alam Sebelum Dilakukan Kegiatan Penambangan
Sifat batuan yang sebenarnya di alam sebelum dilakukan kegiatan penambangan antara lain :
Heterogen
a) Jenis mineral pembentuk batuan yang berbeda.
b) Ukuran dan bentuk partikel atau butir berbeda di dalam batuan.
c) Ukuran, bentuk dan penyebaran void berbeda di dalam batuan.
Diskontiniu
Massa batuan di alam tidak kontiniu (diskontiniu) karena adanya bidang-bidang lemah (crack, joint, fault, fissure) dimana kekerapan, perluasan dan orientasi dari bidang-bidang lemah tersebut tidak kontiniu.
Anisotrope
Karena sifat batuan yang heterogen, diskontiniu, anisotrope uk dapat menghitung secara matematis sebuah lubang bukaan yang disekitarnya terdiri dari batuan, yang mempunyai sifat homogen, kontiniu dan isotrop.
Bagaimana Ciri-Ciri Mekanika Batuan Bekerja Pada Sebuah Batuan?
Didalam ukuran besar, solid dan massa batuan yang kuat atau keras, maka batuan dianggap kontiniu.
Bagaimanapun juga karena keadaan alamiah dan lingkungan geologi, maka batuan tidak kontiniu (diskontiniu) karena adanya kekar, fissure, schistoty, crack, cavities dan diskontinuitas lainnya. Untuk kondisi tertentu, dapat dikatakan bahwa mekanika batuan adalah mekanika diskontiniu atau mekanika dari struktur batuan.
Secara mekanika, batuan adalah sistem “Multiple Body”.
Analisis mekanika tanah dilakukan pada bidang, sedang analisis mekanika batuan dilakukan pada bidang dan ruang.
Mekanika batuan dikembangkan secara terpisah dari mekanika tanah, tetapi ada beberapa bagian yang tumpang tindih.
Mekanika batuan banyak menggunakan :
- Teori elastisitas
- Teori plastisitas
- Dan mempelajari batuan, sitem struktur batuan secara eksperimen
Selain itu juga faktor-faktor penyebab tekanan batuan antara lain :
• Berat batuan itu sendiri, merupakan perkalian bobot isi batuan denga kedalaman letaknya dari permukaan bumi.
• Tegangan pada batuan di bawah permukaan yang terjadi apabila disekitar batuan terdapat gejala geologi seperti perlipatan da patahan. Dengan dibukanya lubang bukaan maka akan terjadi pelepasan energi secara tiba-tiba.
• Absorbsi air. Batuan yang sifatnya menyerap air akan lebih mudah terintegrasi kekuatannya karena cenderung mengalami tingkat pelapukan dan swelling yang tinggi. Pada lubang bukaan, kuat tarik terdistribusi di bagian atap dan lantai sedangkan kuat tekan di dinding terowongan. Berikut ini diperlihatkan beberapa kekuatan batuan pada kondisi batuan kering.
Secara umum tegangan tergantung pada :
- Tegangan dimana dia dikenakan.
- Orientasi dari luas permukaan dimana dia dikenakan.
- Sistem dari gaya-gaya luar yang dikenakan pada sebuah benda.
Bagaimana Aplikasi Mekanika Batuan Di DalamDunia Pertambangan
Semua bahan galian yang di tambang baik itu ditambang secara tambang terbuka ataupun tambang bawah tanah, sangat berhubungan dengan batuan. Karena semua bahan-bahan galian tersebut menempel ataupun berada didalam batuan itu sendiri.
Oleh karena itu diperlukan suatu cara, teknik, bagaimana cara memisahkan bahan galian tersebut dari batuan-batuan yang tidak bermamfaat. Karena batuan mimiliki sifat-sifat yang berbeda pada tiap jenis batuannya, diskontiniu dan anisotrope, maka dalam hal ini dibutuhkan suatu teknik yaitu mekanika batuan. Telah dijelaskan sebelumnya pengertian mekanika batuan, dimana fungsi dari pada mekanika batuan tersebut adalah mempelajari bagaimana sifat, cara dan teknik agar proses kegiatan penambangan tidak terganggu.
Defenisi mekanika batuan telah diberikan oleh beberapa ahli atau komisi-komisi yang bergerak dibidang ilmu-ilmuu tersebut.
• Menurut “Us National Commite On Rock Mechanics”.
Mekanika batuan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku (behaviour) batuan baik secara teoritis maupun terapan yang merupakan cabang dari jumlah mekanika yang berkenaan dengan setiap batuan terhadap medan-medan gaya pada lingkungannya.
• Menurut “Tablore”.
Mekanika batuan adalah sebuah teknik yang juga sebuah sains yang tujuannya adalah mempelajari perilaku batuan ditempat asalnya untuk dapat mengendalikan pekerjaan-pekerjaan yang dibuat pada batuan tersebut.
• Menurut “Coates”.
Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari efek dari gaya atau tekanan pada sebuah benda.
• Menurut “Umum”.
Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari sifat dan perilaku batuan bila dikenakan gaya atau tekanan.
Bagaimana Sifat Batuan Yang Sebenarnya Di Alam Sebelum Dilakukan Kegiatan Penambangan
Sifat batuan yang sebenarnya di alam sebelum dilakukan kegiatan penambangan antara lain :
Heterogen
a) Jenis mineral pembentuk batuan yang berbeda.
b) Ukuran dan bentuk partikel atau butir berbeda di dalam batuan.
c) Ukuran, bentuk dan penyebaran void berbeda di dalam batuan.
Diskontiniu
Massa batuan di alam tidak kontiniu (diskontiniu) karena adanya bidang-bidang lemah (crack, joint, fault, fissure) dimana kekerapan, perluasan dan orientasi dari bidang-bidang lemah tersebut tidak kontiniu.
Anisotrope
Karena sifat batuan yang heterogen, diskontiniu, anisotrope uk dapat menghitung secara matematis sebuah lubang bukaan yang disekitarnya terdiri dari batuan, yang mempunyai sifat homogen, kontiniu dan isotrop.
Bagaimana Ciri-Ciri Mekanika Batuan Bekerja Pada Sebuah Batuan?
Didalam ukuran besar, solid dan massa batuan yang kuat atau keras, maka batuan dianggap kontiniu.
Bagaimanapun juga karena keadaan alamiah dan lingkungan geologi, maka batuan tidak kontiniu (diskontiniu) karena adanya kekar, fissure, schistoty, crack, cavities dan diskontinuitas lainnya. Untuk kondisi tertentu, dapat dikatakan bahwa mekanika batuan adalah mekanika diskontiniu atau mekanika dari struktur batuan.
Secara mekanika, batuan adalah sistem “Multiple Body”.
Analisis mekanika tanah dilakukan pada bidang, sedang analisis mekanika batuan dilakukan pada bidang dan ruang.
Mekanika batuan dikembangkan secara terpisah dari mekanika tanah, tetapi ada beberapa bagian yang tumpang tindih.
Mekanika batuan banyak menggunakan :
- Teori elastisitas
- Teori plastisitas
- Dan mempelajari batuan, sitem struktur batuan secara eksperimen
Selain itu juga faktor-faktor penyebab tekanan batuan antara lain :
• Berat batuan itu sendiri, merupakan perkalian bobot isi batuan denga kedalaman letaknya dari permukaan bumi.
• Tegangan pada batuan di bawah permukaan yang terjadi apabila disekitar batuan terdapat gejala geologi seperti perlipatan da patahan. Dengan dibukanya lubang bukaan maka akan terjadi pelepasan energi secara tiba-tiba.
• Absorbsi air. Batuan yang sifatnya menyerap air akan lebih mudah terintegrasi kekuatannya karena cenderung mengalami tingkat pelapukan dan swelling yang tinggi. Pada lubang bukaan, kuat tarik terdistribusi di bagian atap dan lantai sedangkan kuat tekan di dinding terowongan. Berikut ini diperlihatkan beberapa kekuatan batuan pada kondisi batuan kering.
Secara umum tegangan tergantung pada :
- Tegangan dimana dia dikenakan.
- Orientasi dari luas permukaan dimana dia dikenakan.
- Sistem dari gaya-gaya luar yang dikenakan pada sebuah benda.
Bagaimana Aplikasi Mekanika Batuan Di DalamDunia Pertambangan
Semua bahan galian yang di tambang baik itu ditambang secara tambang terbuka ataupun tambang bawah tanah, sangat berhubungan dengan batuan. Karena semua bahan-bahan galian tersebut menempel ataupun berada didalam batuan itu sendiri.
Oleh karena itu diperlukan suatu cara, teknik, bagaimana cara memisahkan bahan galian tersebut dari batuan-batuan yang tidak bermamfaat. Karena batuan mimiliki sifat-sifat yang berbeda pada tiap jenis batuannya, diskontiniu dan anisotrope, maka dalam hal ini dibutuhkan suatu teknik yaitu mekanika batuan. Telah dijelaskan sebelumnya pengertian mekanika batuan, dimana fungsi dari pada mekanika batuan tersebut adalah mempelajari bagaimana sifat, cara dan teknik agar proses kegiatan penambangan tidak terganggu.
Selasa, 06 Maret 2012
THE DAY
telepon genggam super sexy |
KASIHAN BENAR YA CARI DUIT TU |
WHO WAN TO DIE? |
LEMBAHYUNG SENJA |
Senin, 05 Maret 2012
KUALITAS UDARA TAMBANG
KUALITAS
UDARA TAMBANG
a.
Gas
b.
Debu
c.
Suhu
d.
Kelembaban
Komposisi
Gas Dalam Udara
No.
Jenis Gas %Volume
%Berat
1.
Nitrogen
78,09 75,55
2.
Oksigen
20,95 23,13
3.
CO2
00,03 00,05
4.
Argon
00,93 01,27
Gas
SG NAB Fatal
Point Pengaruh
% %
O2
1,16 19,6 6,0
Tidak
Beracun
N2
0,97 80,0 -
Tidak Beracun
CO2 1,53 00,5
18,0
Menyesakkan
CH4
0,55 01,0 5
– 15 Meledak
CO
0,99 00,01 0,03 Racun, Meledak
NO2 1,59 00,0005
0,005 Beracun
H2S
1,19 00,02 0,1 Racun, Meledak
SO2
2,26 00,0005 0,1
Beracun
ALAT/METODE
DETEKSI GAS TAMBANG
Gas
Alat/Metode Deteksi
CH4
Flame Safety Lamp/Oxidation Catalyc
O2
Sda + Liquid Obs. Stain Tube/Oxytec
CO2
Liquid Abs. Stain Tube
CO
Liquid Abs. Stain Tube
Nox
Electrochemical Sensor Stain Tube
H2S
Electrochemical Sensor Stain
Tube
SO2
Electrochemical Sensor Stain
Tube
H2
Electrochemical Sensor
Stain Tube
Radon
Radiation Detector
CARBON
DIOKSIDA (CO2)
a.
Diproduksi melalui pernapasan, pembakaran, peledakan dan dipancarkan dari lap batubara,
tingkat karbonat, Type batuan lain
b.
Tidak berwarna, lebih berat dari pada udara, memiliki rasa asam pada
konsentrasi tinggi
c.
Konsentrasi di udara 0,03%
CARBON
MONOKSIDA (CO)
a.
Tidak berbau
b.
Tidak berasa dan berwarna
c.
Dapat dihasilkan dalam ruang terbatas
d.
Hasil dari pembakaran, ledakan, batubara, kondisi suhu kamar tertentu
e.
Lebih ringan dari udara
f.
Menghalangi pembawaan jumlah O2 dari darah
g.
Bisa terdapat dalam tubuh untuk beberapa hari
PENGARUH
KONSENTRASI CO/CH4
Konsentrasi
CO (%) Pengaruh Pada Manusia
0,02
Sedikit Sakit Kepala
0,04-0,05 Terasa Sakit + Telinga Bunyi
0,08-0,10 Hilang Kesadaran
0,15-0,20 Pingsan
> 0,4 Fatal
Konsentrasi
CH4 (%) Pengaruh Negatif
1,0
Maksimum NAB
5 – 15 Meledak
9 – 10 Paling Kuat Daya Ledaknya
Karakteristik
Gas Methane - CH4
a.
Gas Yang Tidak Berbau dan Tidak Berasa
b.
Methane Tidak Beracun dan Tidak berwarna, mudah larut dalam air
c.
Spesific Gravity 0,5545
d.
Terdapat pada lapisan batubara, sering dijumpai di bagian atap bukaan
tambang
e.
Pada konsentrasi 0,1 – 5 % campuran antara methan dan oxygen akan terjadi
combustion
f.
Pada konsentrasi 5 -15 % campuran antara methan dan oxygen akan terjadi explosion
g.
Konsentrasi > 15 % methan tidak akan terjadi explosion, tetapi berpengaruh
terhadap pernapasan
KARAKTERISTIK/PENGARUH
H2S
a.
H2S Merupakan gas tidak berwarna
b.
H2S Berasa asam & berbau telur busuk (Stink damp = H2S + O2)
c.
Gas beracun dan bisa meledak pada konsentrasi 4-44 %
d.
Terdapat pada gengangan air tambang/ pelapukan penyanggan
Konsentrasi
H2S (%) Pengaruh Negatif
0,0001 NAB Maksimum
0,005
Fatal Point
4 – 44 Meledak
PENGENDALIAN
GAS TAMBANG
1.
Isolasi Daerah Bekas Tambang
2.
Gunakan Handak Permissible Exp.
3.
Hindari Genangan Air/penyangga Yang lapuk
4.
Hindari mesin tambang menghasilKan Gas beracun
5.
Larutkan dengan Air
6.
Gunakan Ventilasi Yang efektif
7.
Pedomani Dan Patuhi Peraturan
PEDOMAN
KUALITAS UDARA TAMBANG SESUAI KEPMEN PE 555 K/26/MPE/1995
1.
Temp udara tambang 18-24
C
2.
Kelembaban Relatif maks 85 %
3.
CO maks. 00,005
%
4.
Methane maks. 0,25%
5.
H2S maks. 0,001
%
6.
NO2 maks. 0,0003
%
7.
Kecepatan Udara ventilasi min. 7 m/dtk
8.
KTT harus menunjuk petugas mengawasi dan mengukur kondisi ventuilasi/udara
9.
Lokasi pengujian udara tambang pada jalan masuk/keluar udara, dekat
persimpangan, 50 m dari tempat kerja,
10.
Lain-lain lihat pasal 523, 525, 369, 370
KLASISFIKASI
DEBU TAMBANG
1.
Debu Fibrogenic, Silica dan batubara Merusak Pernapasan
2.
Debu Carcinogenic, Radon dan Asbestos Merusak Pernapasan
3.
Debu Toxic, Lead dan Arsenic, Uranium Meracuni tubuh dan aliran darah
4.
Debu Radioactive, Uranium dan Thorium Bahaya Radiasi
5.
Debu Eksplosive, besi, seng dan batubara Bisa meledak/terbakar
6.
Debu Nuisance, gypsum, kaolin dan kapur Sesak napas/mengganggu pernapasan
7.
Debu Inert
FAKTOR
BAHAYANYA DEBU TAMBANG
1.
Komposisi Kimia/mineral
2.
Konsentrasi, >60 gr/m3 udara debu batubara bisa meledak NAB 10
mg/m3 udara (Kepmen Kes 260/MEN/KES/1998)
3.
Ukuran Partikel, <20 mesh debu batu bara bisa meledak < 5-7 micron
mudah terhisap
4.
Exposure time
5.
Daya Tahan/Kesehatan Seseorang
PENGENDALIAN
DEBU TAMBANG
1.
Pencegahan
2.
Removal/Pembersihan
3.
Suppression/Penekanan
4.
Isolasi/Covering
5.
Dillution/Pengenceran/Ventilasi
6.
Teknologi
7.
Mutasi
FAKTOR
PENGARUH SUHU TAMBANG
1.
Gradien Geothermal
2.
Suhu di Permukaan
3.
Mesin
4.
Pernapasan Manusia
5.
Oksidasi Batubara
6.
Gesekan Aliran
semoga bermanfaat......
Sabtu, 03 Maret 2012
Price The Lord
HOLY SPIRITE
I will give to the Lord the thanks due to His rightness and justice, and I will sing praise to the name of the Lord Most High.
Arise, O Lord, in Your anger; lift up Yourself against the rage of my enemies; and awake [and stir up] for me the justice and vindication [that] You have commanded.
I will give to the Lord the thanks due to His rightness and justice, and I will sing praise to the name of the Lord Most High.
Arise, O Lord, in Your anger; lift up Yourself against the rage of my enemies; and awake [and stir up] for me the justice and vindication [that] You have commanded.
Liberal
Liberal
Apa yang disebut sebagai Liberal ialah terdapat pandangan untuk menempatkan seseorang yang
memiliki kebebasan secara penuh dan individual. Aliran ini menyatakan bahwa kebebasan dan kesamaan berakar
pada rasionalitas dan pemisahan antara dunia privat dan publik. Setiap manusia punya kapasitas untuk berpikir dan bertindak secara
rasional. Akar ketertindasan dan keterbelakngan
pada seseorang ialah karena disebabkan oleh kesalahan manusia itu sendiri. Seseorang harus mempersiapkan diri agar mereka bisa bersaing di dunia dalam
kerangka "persaingan bebas" dan punya kedudukan setara dengan orang lain.
Bijaksanalah
www.fardensaragih.blogspot.com
Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Online Translate
Bahasa menjadi salah satu kendala bagi sebagian pengguna Internet. Untunglah, Google telah menambahkan Bahasa Indonesia dalam fitur alih bahasa Google Translate. Melalui layanan ini, Anda dapat menerjemahkan sembarang teks, halaman web, bahkan situs web hasil pencarian Anda, dari dan ke Bahasa Indonesia. Lebih nyaman lagi, semua dapat Anda lakukan secara online tanpa harus menginstal sebuah program alih bahasa.
Google Translate (http://translate.google.com) cukup mudah digunakan. Meskipun hasil terjemahnya belum maksimal, namun keakuratan hasil terjemah Google Translate masih terus akan diperbaiki. Berikut ilustrasi kemampuan fitur alih bahasa dari Google ini.
Menerjemahkan Kalimat
- Buka halaman http://translate.google.com .
- salin (copy) teks yang ingin Anda terjemahkan, sisipkan (paste) ke kolom Original Text yang tersedia.
- Pilih bahasa sumber teks di tombol kiri, lalu pilih bahasa tujuan terjemah Anda di tombol kanan.
- Klik Translate, maka hasil terjemah akan disajikan di kolom kanan.
Langganan:
Postingan (Atom)